Rabu, 20 April 2016

Ilmu Alamiah Dasar

Pengetahuan dimulai dengan Rasa Ingin Tahu
Pengetahuan mampu dikembangkan manusia karena :
  1. Bahasa yang bersifat komunikatif.
  2. Pikiran yang mampu menalar.

Hubungan kehidupan manusia dengan alam ;
  1. Natural man.
  2. Cultural Man.

Perbedaan Manusia dengan binatang :
  1. Manusia dapat berpikir (homo sapien), makhluk yang dapat berfikir sehingga memiliki kecerdasan dan bijaksana (dapat mempertimbangkan : Masa lalu, masa sekarang dan masa datang).
  2. Manusia dapat membuat alat (homo faber), manusia dengan akalnya bekerja membuat peralatan untuk mempermudah pekerjaanya.
  3. Manusia dapat berbicara (homo longuens), makhluk yang dapat berbicara, mengemukakan pendapatnya dengan berbicara dan berkomunikasi.
  4. Manusia hidup bermasyarakat (homo socius), makhluk yang dapat bermasyarakat yang diatur dengan tertib.
  5. Manusia dapat berdagang (homo economicus), dapat mengadakan usaha atas dasar perhitungan ekonomi, dapat memperhitungkan untung rugi untuk pemenuhan kebutuhan hidupnya.
  6. Manusia sadar ada kekuatan diluar dirinya (homo religius), manusia pada dasarnya mengakui adanya Tuhan, percaya terhadap kekuatan Tuhan yang tidak satupun makhluk melebihi-Nya.


KETERBATASAN ILMU ALAMIAH
Untuk itu perlu dilakukan pengujian sampai dimana berlakunya metode ilmiah dan dimana metode ilmiah tidak berlaku. Untuk itu kita perlu memperhatikan :

  • Bidang ilmu Alamiah, yang menentukan bidang ilmu alamiah adalah metode ilmiah, karena bidang ilmu alamiah adalah wahana di mana metode ilmiah dapat diterapkan, sebaliknya bidang non ilmiah adalah wahana dimana metode ilmiah tidak dapat terapkan. Contoh hipotesa tentang keberadaan tuhan merupakan konsep yang tidak bisa menggunakan metode ilmiah dan apabila menggunakan konsep ini bisa menyebabkan orang Atheis.
  • tujuan ilmu Alamiah, membentuk dan menggunakan teori. Ilmu alamiah hanya dapat mengemukakan bukti kebenaran sementara dengan kata lain untuk kebenaran sementara adalah "Teori". Karena tidak ada sesuatu yang mutlak tetapi terus mengalami perubahan (contoh teori tentang bumi ini bulat).
  • Ilmu alamiah dan nilai, ilmu alamiah tidak menentukan moral atau nilai suatu keputusan. Manusia pemakai ilmu alamiahlah yang menilai apakah hasil Ilmu Alamiah baik atau sebaliknya. Contoh penemuan mesiu atau bom atom.

Mitos
Mitos adalah cerita prosa rakyat yang ditokohi para dewa atau makhluk setengah dewa yang terjadi di dunia lain (kayangan) dan dianggap benar – benar terjadi oleh empunya cerita atau penganutnya. Fungsinya untuk menjawab rasa ingin tahu manusia; untuk memenuhi kebutuhan alam pikiran dengan membuat khayalan, imajinasi atau intuisi.

Sebab adanya mitos :
  1. keterbatasan dalam hal pengetahuan dan penalaran manusia.
  2. keterbatasan kemampuan alat indera.
  3. Agar mendapatkan kepuasan sementara dengan kebenaran irrasional.


Secara garis besar mitos dibedakan menjadi 3 yaitu :
  1. Mitos sebenarnya, Imajinasi manusia untuk menerangkan gejala alam yang ada dengan mengaitkan pada dewa/dewi atau kekuatan gaib.
  2. Cerita rakyat, Usaha manusia mengisahkan peristiwa penting  yang menyangkut kehidupan dalam masyarakat menanamkan ajaran moral tentang kebaikan dan kejahatan yang dikaitkan dengan tokoh cerita.
  3. Legenda, Cerita yang didasarkan padamitos adanya seorang tokoh yang dikaitkan dengan terjadinya suatu daerah.


Faktor Mitos dipercayai kebenarannya saat itu:
  1. Keterbatasan pengetahuan manusia.
  2. Keterbatasan penalaran manusia.
  3. Keingintahuan manusia sementara terpenuhi.


METODE ILMIAH DAN NON ILMIAH
Pendekatan Metode Non Ilmiah
  1. Prasangka, anggapan benar (lebih menekankankan pada “merasa benar”.
  2. Intuisi, hasil pengalaman / pengetahuan yang munculnya tidak di sadari.
  3. Trial & error, Metode coba-coba / untung-untungan.


Pendekatan Metode Ilmiah
  1. Pemikiran rasional.
  2. Pengalaman empiris.
  3. Referensi pengalaman sebelumnya.


Kriterianya :
  • Sistematis (teratur dan terkontrol).
  • Obyektif (ada kesesuaian dengan obyek).
  • Metodik (memiliki metode tertentu/jelas, Logis & analitis).
  • Berlaku umum (universal).


Langkah-langkahnya :
Penginderaan
  • Pengamatan dengan indera (langsung).
  • Pengamatan dengan alat.
  • Perlu Pengulangan.
  • Perlu latihan.
Perumusan Masalah
  • Menemukan & merumuskan masalah (apa, mengapa, bagaimana ?).
Perumusan Hipotesis
  • jawaban sementara (dugaan).
  • didukung fakta.
  • pemikiran logis dan sistematis.
Eksperimen
  • Pengujian hipotesis.
  • Eksperimen memungkinkan memperoleh jawaban yang bena dan didukung bukti.
Kesimpulan
  • Teori ilmiah.

Keunggulan dan Keterbatasan Metode Ilmiah

keunggulan metode ilmiah  antara lain:
  1. memberikan latihan dan kebiasaan berpikir sistematis, logis,dan analitis.
  2. Menempuh sikap yang baik, jujur, obyektif terbuka, disiplin dan toleran.
  3. Menolak paham takhayul dan menolak suatu pendapat tanpa adanya   bukti nyata.
Keterbatasan metode ilmiah :
  1. Kelemahan dari panca indera.
  2. Keterbatasan dari alat yang digunakan.
  3. Kebenarannya hanya bersifat sementara (tentative).
  4. Sulit memilih fakta yang benar benar berkaitan dengan masalah yang akan dipecahkan.


Nama : Ipung Purnama Zakaria
Npm : 115040134
Prodi : Akuntansi
Fakultas : Ekonomi
Universitas Swadaya Gunung Jati